USG Fetomaternal 4D dr. Aditya Kusuma



Menurutku, hamil itu berat banget. Tiap hari rasanya kayak masuk angin. Ngga enak badan, ngga enak makan, dan badan rasanya ringkih banget karena gampang sakit. Belum lagi saat masuk trimester akhir aku harus banyak jalan kaki dan gerak biar bisa lahiran normal. Meski begitu, Alhamdulillah kondisi bayi dalam kandunganku selalu sehat sepanjang kehamilan. Perkembangan nya selalu baik. Jadi aku syukuri aja keadaanku saat hamil. Lagipula hamil cuma 39-40 minggu dan beratnya hari-hariku selama hamil pun terbayar setelah melahirkan bayi yang sehat dan cantik. <3

Waktu kehamilanku masuk usia 20 minggu, dokterku menyarankan aku untuk screening. Meskipun keadaan kandunganku Alhamdulillah sehat dan baik, beliau menyarankan aku ke dokter fetomaternal untuk screening sehingga organ-organ janin bisa dilihat secara detail. Kemudian dr. Rizka memberikan surat rujukan untuk konsultasi dengan dokter fetomaternal di rumah sakit yang sama. 

Sebenernya ada beberapa pilihan dokter fetomaternal di RSIA Bunda. Suamiku maunya sama dr. Noroyono Wibowo tapi setelah aku google katanya susah banget atur waktu untuk konsultasi sama beliau. Beberapa review bahkan bilang mereka di-cancel last minute sebelum jadwal konsultasi. Jadi aku memutuskan untuk konsultasi dengan dr. Aditya Kusuma.

Aku ngga mau datang tanpa persiapan seperti konsultasi pertamaku. Jadi waktu telfon call center untuk membuat jadwal konsultasi, aku sekalian tanya berapa sih harga konsultasi plus USG fetomaternal / USG 4D ini. Maklum pasien tanpa asuransi jadi harus siapin budget sendiri. Hehehe

Dari keterangan mas-mas call center, aku baru tau ternyata harga konsultasi USG 4D berbeda-beda untuk kehamilan tunggal dan kembar. Estimasi harganya untuk kehamilan tunggal Rp1.900.000, sementara untuk kehamilan kembar dua harganya dikalikan 1,5 dan kembar tiga harganya dikalikan 2. Wow ternyata hamil kembar butuh biaya yang besar banget.

Saat hari konsultasi, aku excited sekali. Karena dari info yang beredar, USG 4D ini bisa lihat wajah janin juga. Tapi aku anggap itu sebagai bonus aja sih, karena yang penting kan lihat kondisi dan perkembangan janinnya. 

Dokter Adit menyambut kami dengan ramah. Sebelum USG juga beliau nanya-nanya tentang riwayat kesehatanku, hari pertama haid terakhir, dan pertanyaan pertanyaan lain. Aku agak lupa sih detail nya karena udah lebih dari setahun yang lalu banget. Tapi yang ku ingat, waktu USG ruangan nya gelap. Terus sambil lihat ke tv, dokter Adit menjelaskan kondisi otak, paru-paru, jantung, aliran darah dan aliran nutrisi, tali pusat dan juga placenta. Alhamdulillah semuanya dalam kondisi yang baik. Placenta tidak menutupi jalan lahir. Janin juga tidak terlilit tali pusat. Terakhir baru deh aku diliatin wajah janin. Wiii rasanya senang sekali bisa lihat wajah noni di dalam kandungan walaupun sebagian ditutup tangan nya.


Aku ngga iri sama sekali walaupun sejak dalam kandungan noni mirip papanya banget. Buatku yang penting dia berkembang dengan baik, sehat dan lahir dengan selamat. Setelah periksa USG, dokter adit kemudian menjelaskan kembali hasil USG nya dan kasih kita beberapa lembar hasil pemeriksaan plus soft file hasil USG yang ada wajah noni. Hihi seneng banget jadi bisa kirim-kirim foto noni ke keluarga dan kerabat. 

Saat bayar di kasir, tagihan yang diberikan tidak jauh beda dengan estimasi yang sudah kita dapatkan sebelumnya. Dokter Adit juga ngga ngasih resep apa-apa jadi ngga ada yang ditebus. 




Meskipun hasil USG 4D hanya menampilkan wajah noni sebagian, aku ngga tergoda untuk USG 4D ulang. Aku bersyukur dengan hasil yang menunjukkan janinku sehat dan baik. Lagipula dari awal aku berpikir kalo bisa lihat wajah noni hanya bonus aja. Ditambah lagi, biaya USG 4D lebih mahal dari USG rutin tiap bulan jadi sayanglah uangnya, hehehe. Lebih baik ditabung aja untuk persiapan melahirkan.



Comments

Popular posts from this blog

Cek Kehamilan di RSIA Bunda Jakarta dr. Rizka Yurianda

Persiapan Persalinan - 2

Biaya Melahirkan di Jakarta